Sabuk Pengaman

Aku menghempaskan badanku di kursi taxi butut yang berhasil kuhalau di tengah jalan.

Sopirnya sedikit tidak sopan, dan setirannya membuatku mual.

Aku mengencangkan sabuk pengaman.

Dan membau sedikit dari parfum yang biasa kau pakai masih menempel darinya.

Jadi aku diam saja ketika ia membelok di tikungan yang salah dan melewati rute yang panjang.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s

Powered by WordPress.com.

Up ↑

Coklat dan Hujan

menikmati minum coklat hangat sambil melihat hujan

BBMagz!!

review and quotes

JENITA DARMENTO

Indonesian Travel, Food and Lifestyle Blogger

Misty Angel

Whispers in the woods

Field of Thoughts

I hereby sow my thoughts and interests here.

Talanimo

Where all thoughts are spoken

Teras Rumah

Bercerita di sini

PG16

Teknologi Cinta

Sebuah Kisah

cinta. perjalanan. kenangan

%d bloggers like this: