Sabuk Pengaman

Aku menghempaskan badanku di kursi taxi butut yang berhasil kuhalau di tengah jalan.

Sopirnya sedikit tidak sopan, dan setirannya membuatku mual.

Aku mengencangkan sabuk pengaman.

Dan membau sedikit dari parfum yang biasa kau pakai masih menempel darinya.

Jadi aku diam saja ketika ia membelok di tikungan yang salah dan melewati rute yang panjang.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s