21

Kenapa aku disini?

Itu pertanyaan bagus sebenarnya. Dan aku bisa menulis makalah setebal 25 halaman tentang mengapa aku tidak ingin disini.

Tapi tetap saja, bukan?

Tiap kali aku diajak ke skni, aku tetap datang dengan begitu sukarelanya.

Apakah karena aku mencari teman disini?
Atau aku ingin mencari diriku sendiri?
Di lautan manusia tidak kukenal dan tidak bisa kudengar?
Dengan alkohol dibagi bak air hujan?
Dengan musik keras yang menulikan?
Dengan bau rokok menyengat?
Sambil meringkuk di pojok ruangan, berdoa agar tidak ada yang datang menggangguku?
Apakah aku disini untuk menghilangkan rasa jenuhku?Rasa sedihku? Apapun?
Apakah aku sedang mengubur perasaanku dengan berada disini?

Apakah ini caraku untuk kabur dari tenggelam lagi memikirkannya?

Memikirkan 1001 cara kita bisa menyelamatkan hubungan kita.
Memikirkan dia. Dia yang tersenyum kepadaku di ruangan hangat dengan gerimis pelan mengetuk jendela. Memikirkan tangan besarnya, memegang pipiku, menarik pinggangku, mengelus rambutku, menggenggam tanganku.

Sungguhkah?

Apakah aku benar-benar disini untuk itu?
Untuk bisa menjawab ketika ditanya tentangnya bahwa aku terlalu sibuk disini?
Bahwa aku disini untuk menghindari rasa bosan?
Bahwa aku disini untuk menemukan pershabatan?
Bahwa aku disini untuk memaksimalkan masa mudaku?
Bahwa aku hanya disini.

Aku disini.

Dan aku bertanya-tanya lagi, kenapa aku disini?

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s