Buku Cerita

Ia menyodorkan buku cerita Cinderella kepadaku. Buku yang dulu kubaca tiap hari hingga akhirnya buku itu kumal dan lusuh.

Sekarang kertas – kertas yang tiap hari kubolak – balik tanpa bosan – bosannya itu telah menguning dan beberapa ujungnya telah robek. Ada bagian – bagian kertasnya yang telah termakan ngengat dan waktu dan entah apa lagi yang tersimpan di ujung gudang rumah keluargaku.

“Kamu ingat ini?” tanyanya

Aku mengangguk, mataku masih tertuju kepada benda yang sekarang akan kubuang tanpa ragu dan benda yang diri masa laluku akan simpan di bawah bantal dengan penuh hati – hati.

“Kamu tahu kesalahan Cinderella?”

Aku mengangkat bahu. ” Ia meninggalkan sepatunya.” Ia meninggalkan sepatu kaca indahnya dan meninggalkan cintanya di pesta terbaik seumur hidupnya.

“Kamu salah.” Ia meletakkan buku itu di meja dan mendorongnya menjauh. “Kesalahan Cinderella yang fatal adalah ia menunggu si pangeran datang mencarinya.”

Advertisements

One thought on “Buku Cerita

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s