WC#04 : Zombie Apocalypse Playlist

Hei semua!

Aku mau mengatakan sesuatu– aku suka dengan apapun yang berbau zombie.

Aku memiliki isu dimana semua hal yang ada hubungannya dengan mayat yang kembali hidup membuatku hanya :

8f63ee9c86655fb59373de81013bdf5d

Jadi ketika aku menemukan sheet untuk membuat playlist film zombie apocalypsemu sendiri, aku kegirangan   super senang.

ab9adb0b85f1e24c886a9afa2b39c8ac

Aturannya simpel, buka aplikasi musikmu lalu shuffle dan tulis 10 lagu pertama. Tentu saja, ini bakal super kacau karena bisa jadi Hello-nya Adele adalah sountrack ketika kamu membunuh zombie atau semacamnya. Kamu mungkin berkata itu tidak cocok sama sekali!

TUGASKU ADALAH UNTUK MEMBUAT LAGU – LAGUNYA COCOK DENGAN SITUASINYA!

Jadi tanpa basa – basi lagi, inilah playlistku :

1.Overall theme song : Tove Lo – Stay High(Habits Remix)
Remix dari lagu Habits milik Tove Lo ini tipe lagu semi dubstep yang masih jedub – jedub tapi masih melankolis.

Jika ini di film zombie, kurasa ini bisa berarti bahwa si pemeran utama mungkin harus nge-high terus – terusan, selalu dipenuhi dengan adrenalin atau painkiller untuk bisa terus survive di medan yang berat. Itu atau pemeran utama kita adalah drug-user

2.When you have to kill a zombie : TWENTY ØNE PILØTS – Cancer (Cover)
Cancer aslinya adalah lagu milik My Chemical Romance, yang di-cover oleh Twenty One Pilots menjadi sebuah lagu super sendu dan sedih yang sukses mematahkan hati kali pertama aku mendengarnya. Lagu ini memiliki lirik yang menceritakan tentang sudut pandang seseorang yang terkena kanker.

Aku pernah membaca comment di youtube yang berkata jika versi MCR lebih ke arah ‘aku tidak akan menyerah’ yang marah, versi TØP lebih ke arah ‘aku tahu aku akan mati’ dan kepasrahan yang sedih.

Jadi bisa dibayangkan ketika lagu ini muncul untuk soundtrack si pemeran utama membunuh zombie pertama kali, ini reaksiku.

Mungkin ia harus membunuh seseorang yang sudah terinfeksi dan mulai berubah? Mungkin ia harus membunuh seseorang yang kepalanya botak di rumah sakit, tangan terinfus dan terlalu lemah untuk sebenarnya menyerangnya tapi ia merasa kasihan?

1 hal yang pasti, adegan ini akan membuat si pemeran utama kita kesulitan tidur dan kemungkinan besar menangis.
3.When you get chased by a horde : Kid Cudi – Mr.Rager
Lagu ini kutemukan ketika jaman – jaman aku SMP dan liburan. Tiap aku mendengar ini aku terbawa kembali ke fase – fase itu dan mengingat bahwa separah apapun model rambutku dan pilihan bajuku.. aku menemukan banyak lagu fenomenal di youtube.

Lagu ini sebenarnya cukup slow, jadi kesannya tidak cukup bikin tegang untuk sebuah adegan kejar – kejaran dengan zombie. Tapi mengingat zombie jalannya super pelan, pemeran utama kita bisa saja punya jarak yang cukup jauh dari mereka. Berjalan semakin cepat karena tidak nyaman dengan jumlah zombie yang semakin banyak yang mengikutinya.

Aku merasa ada kecocokan di lirik ‘I’m on my way to Heaven, I’m off on the adventure’. Sebagai penonton, kita merasa ini semua adalah petualangan, tapi ini adalah momen yang cukup mengerikan buat si pemeran utama. Mungkin ia mengira ia bakal mati. Mungkin ia berjalan sambil menoleh ke belakang tiap beberapa saat.
4.When you have to kill a loved one : Fall Out Boy – Uma Thurman
Ah. Adegan sedih dimana si pemeran utama harus membunuh orang yang ia sayangi. Bayangkan itu anggota keluarganya. Adiknya mungkin?

Kamu berkata ‘Ros, bagaimana caramu membuat lagu seperti Uma Thurman yang super upbeat bisa berubah sedih?’ Bisa saja– apalagi jika si adik sudah terinfeksi. Bayangkan si pemeran utama berkata ‘Tidak apa – apa, aku yakin bakal hilang besok–‘, dan kalimat – kalimat menghibur lainnya sementara ia membuka pintu ke dalam rumah yang tidak berpenghuni untuk berteduh. Mereka menemukan record – record musik di rumah itu dan memasang mereka, Uma Thurman mengisi seisi rumah, mereka menari dan sesaat melupakan kekacauan dunia di luar.

Hanya untuk si pemeran utama pelan – pelan mengangkat senapannya dan menembak adiknya dari belakang. Tenggorokan tercekat dan adik yang tersedak, berusaha menghirup udara dengan setengah lehernya. Adiknya menoleh ke arahnya, tak bisa berbicara. Lalu bersamaan dengan record lagu yang membeleot dan berhenti, mata adiknya kosong. Dan si pemeran utama hanya jatuh ke lantai.

xgmflte
5.When you find a group of survivors : Melanie Martinez – Tag You’re It
Lagu ‘Tag You’re It’ sebenarnya bercerita tentang seseorang yang ditangkap, lebih ke arah permainan kejar – kejaran agresif yang sedikit ke arah pembunuh mengejar mangsanya.

Kumpulan orang di cerita zombie selalu berarti hal yang buruk. Masalah selalu muncul dan semua orang saling curiga dengan satu dan yang lain. Selalu ada unsur politik dan ‘aku yang paling benar’ di antara anggotanya.

Si pemeran utama mungkin datang ke dalam kelompok ini di waktu dan tempat yang salah, dan ia terpaksa ikut dengan mereka. Ia sama sekali tidak ingin bergabung dengan kelompok ini, tetapi tidak memiliki pilihan lain dan ia tahu jika ia lari atau menolak ia bakal dibunuh.
6.When you find a new love interest : Hozier – Take Me to Church

Oh boy, here we go.

Lagu Take Me to Church bisa dibilang cukup kontroversial Lirik dan musik video-nya membuat banyak orang mengira bahwa ini untuk komunitas LGBT-Q yang ditolak gereja dan kesulitan menemukan tempat dimana mereka bisa diterima. Sebenarnya menurut Hozier ia tidak membuat lagu ini untuk HANYA komunitas tsb tapi juga ke siapapun yang merasa kurang diterima di masyarakat umum.

tumblr_naf2570syk1rizz8go1_250

Intinya, si pemeran utama kita, setelah adegan demi adegan yang bikin tegang, akhirnya bisa merasa aman dengan datangnya cinta barunya ini.

7.When you have to make a final stand : Naughty Boy ft. Sam Smith – La La La
Untuk sebuah adegan pemberontakan macam ini, lagu ‘La La La’ sebenarnya cukup cocok dari segi lirik. Bisakah kamu membayangkan si karakter utama tengah – tengah dikuliahi tentang sesuatu oleh si pemimpin kelompok, lalu ia hanya memakai penyumbat telinga, menarik senapan dan mulai menembak.

8.When you think you survived it all : Tim McMorris – On Top of the World
Bayangkan si pemeran utama pelan – pelan melepas penyumbat telinganya, memandangi tumpukan zombie, kelompok lamanya, dan ruangan yang rusak berat. Lalu ia menarik napas panjang, berjalan keluar dari gedung ke dunia luar yang terang dan langit yang cerah.

Ia menggeliat, tersenyum, meletakkan pistolnya di sabuknya dan berjalan dengan tegak. Lalu lagu yang bahagia dan upbeat ini pelan – pelan fade out.

9.When you find a bite mark on yourself : Ed Sheeran – One
Si pemeran utama tiba – tiba mimisan, ia memegang hidungnya dan senyumnya pelan – pelan hilang. Ia berhenti berjalan, memandangi jarinya yang berdarah, berusaha mengerti. Lalu ia merogoh – rogoh celana dan bajunya, lalu meringis ketika ia akhirnya menemukan 1 bagian di punggungnya. Ia berlari ke gedung dekatnya yang memiliki cermin memanjang, sebuah bekas gigitan yang besar. Selama ini ia tidak tahu karena di punggungnya.

Ia tertawa sedih, matanya berair sementara tangannya dengan gemetaran turun dari pundaknya dan ke pistol di sabuknya.

10. End Credits : Arctic Monkeys – One for the Road
Aku tidak tahu denganmu, tapi setelah sebuah film yang cukup banyak actionnya, aku selalu duduk, memandangi layar hitam dengan daftar nama, berusaha meresap apa yang baru saja terjadi.

Aku rasa One For the Road milik Arctic Monkeys, meski tidak terdengar cocok untuk sebuah end credit song, menyediakan beat yang cukup slow tapi tetap cukup untuk sebuah ending film action. Bisa dibilang ending filmnya dimana ia 90% membunuh dirinya sendiri adalah si pemeran utama mengorbankan dirinya. Seisi film ia selalu berkorban, jika kau pikir – pikir. Ia membunuh zombie pertamanya karena kasihan, ia membunuh adiknya agar adiknya tidak perlu sakit, ia membunuh kelompoknya karena ia tahu mereka bakal memaksa lebih banyak orang ke dalam kelompok dengan kepemimpinan tidak sehat, dan sebagainya.

Ide bahwa ia ‘take one for the road’ cukup masuk akal!… kan?

Anyway, itulah isi playlist zombie apocalypse-ku dengan hasil acak dari musik di laptopku!

Komen di bawah jika cerita yang kubuat masih cukup masuk akal dengan lagu – lagunya, dan jangan ragu – ragu untuk menuliskan playlist milik kalian!

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s