Review : Koe no Katachi

Hai semua!

Sekitar 3 tahun lalu aku memutuskan mencari manga yang Shoujo (Jepang untuk cewek) karena sudah terlalu banyak yang kubaca bertema Shounen (Jepang untuk cowok). Waktu itu aku sumpek dengan One Piece, Naruto, Ao no Exorcist, dan nggak tahu berapa banyak series lain yang aku ikuti dan ingin cari manga yang cuma ‘cowok cewek ketemu fall in love the end’.

Entah bagaimana, aku menemukan Koe no Katachi, sebuah manga yang waktu itu sudah hampir selesai, memiliki rating yang cukup bagus dan terlihat sederhana dengan art style yang bagus.

Apa lagi yang bisa kuminta? pikirku. 3 hari kemudian, aku seharian di atas tempat tidur berusaha mengumpulkan kembali semua jiwa dan emosiku yang tercecer.

tenor

Selamat datang di reviewku untuk Koe no Katachi.

sp_android_2160_1920

Data Manga:

Judul : Koe no Katachi (secara harafiah : ‘The Shape of the Voice‘  tapi juga ada yang mengtranslate jadi ‘A Silent Voice‘)
Tahun Keluar : One Shot (2011)/ Serial (2013)
Mangaka : Yoshitoki Ōima
Genre : Drama

Data film :

Judul : sama lah ngapain aku tulis lagi.
Tahun Keluar : 2016
Produksi : Kyoto Animation (yang juga memproduksi Clannad, The Disappearance of Haruhi Suzumiya, K-On!, Free!, dll)
Sutradara : Naoka Yamada
Screenplay : Reiko Yoshida
Rating  IMDB  : 8.6/10
Rating MyAnimeList : 9/10
Trailer : //Jangan nonton kalau mau nonton filmnya dan kena full effect dari tendangan perasaan.

Oke! Sekarang mari kita bahas Koe no Katachi!

Premisnya sederhana : suatu hari waktu kelas 6 SD ada anak perempuan baru yang masuk di kelas Ishida Shouya, si pemeran utama kita dengan rambut tidak pernah rapi. Anak baru ini bernama Nishimiya Shouko dan dia tuli.

uj71ab0yctfmbstmjplzl3jdazkc3zwx

Berhubung Ishida adalah anak cowok brengsek, dia mulai membully Nishimiya dan anak – anak kelasnya ikut – ikutan juga. Singkat cerita, Nishimiya akhirnya pindah sekolah dan sekarang sekelas menuduh Ishida dan gantian DIA yang dibully.

Karma hurts like a bitch, right?

Singkat cerita pt.2, kita sekarang melihat Ishida yang sudah SMA,  180 derajat berbeda dari dirinya yang kecil, selalu menyendiri, merasa hidupnya tidak berguna dan benar – benar merasa bersalah karena pernah membully Nishimiya. Jadi dia mencari gadis itu untuk meminta maaf dannnnnnnnnnnn

DAN CARI TAHU SENDIRI.

Manga yang didukung oleh Japanese Federation of the Deaf ini merusak seluruh emosiku, aku tidak menangis karena aku orang tidak berperasaan dan super jarang menangis. Tiap kali aku melihat gambar dari manga ini aku cuma bisa :

giphy2

“I’m fine.”

Ada sesuatu dari cerita ini yang super mengena bagiku. Sesuatu tentang fakta bahwa tidak apa – apa jika kamu tidak sempurna, kamu selalu bisa berubah dan menjadi lebih baik besok. Dan aku super suka fakta bahwa mangakanya juga menggambar gerakan tangan sign language yang dipakai dan gerakannya sesuai! Jika kamu tidak mengerti sign language kamu benar – benar cuma mengandalkan translasi dari karakter di manga-nya yang lagi berbicara dengan Nishimiya, dan itu keren bagiku.

Ketika aku mendengar di Singapore (tempat aku lagi kuliah sekarang), filmnya main di bioskopnya, aku tentu saja pergi dan menontonnya. DANNNNNN—

Aku sedikit kecewa dan merasa manganya jauh lebih sedih daripada filmnya.

Hingga 3 hari kemudian ketika kakakku memainkan soundtrack filmnya dan aku sama saja menempel ke dinding karena diserang perasaan lagi.

xgmflte

Filmnya, menurut opiniku, memiliki eksekusi yang lebih bagus. Mereka memotong beberapa adegan dari manganya, tapi yang dipotong masuk akal. Ada beberapa bagian yang jadi kurang jelas dan karakter – karakter yang kurang didalami ceritanya, tapi kurasa itulah konsekuensinya :/

Aku juga merasa ending filmnya jauh lebih mengena daripada manga-nya, entah kenapa. Kurasa karena build-up soundtracknya dan fakta bahwa endingnya juga tidak terlalu open-ended seperti di manga? Mungkin juga karena gambarnya bergerak?

Yang pasti, Koe no Katachi adalah salah satu manga/film yang akan selamanya memiliki tempat yang spesial di hatiku.

Ratingku 7/5 . Kurekomendasikan kalian segera baca / tonton demi diri kalian sendiri. Peace out!

 

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s