Ryker and Alice Moodboard

I’ve been missing these two original characters I made so much I made a freaking moodboard for them


ryker

Ryker adalah karakter pertama yang aku pernah buat, dan ia adalah campuran dari puluhan ide yang digabung menjadi satu. Cowok dengan rambut hitam jabrik, insomnia, awkward, masuk Nerd Club, hobi main game, suka makan burger dan memutuskan first date idaman adalah dengan memesan makanan cepat saji—

Ryker adalah karakter yang aku super sayangi karena dia akan selamanya ada di ujung kepala dan hatiku. Si cowok kikuk yang menggaruk belakang lehernya dengan ragu – ragu sambil berusaha mengatakan hal terbaik yang bisa ia pikirkan agar kamu merasa lebih nyaman.

alice

Alice mungkin kubuat hanya sebagai love interest-nya Ryker, tapi itu adalah role yang besar di ceritanya. Cewek berambut coklat tanah, berwajah cantik dan begitu bersikeras untuk menjadi dewasa hingga itu terkesan kekanak – kanakan. Alice tidak seharusnya semenakjubkan itu sebagai karakter. Tapi kita melihatnya dari cara pandang Ryker dan dari situ kita melihatnya dari sudut pandang seorang lelaki yang pelan – pelan jatuh cinta, dan semua hal itu lebih indah dari sudut pandang orang yang lagi jatuh cinta.

#EAEAEAEA

Advertisements

2 thoughts on “Ryker and Alice Moodboard

Add yours

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Powered by WordPress.com.

Up ↑

Misty Angel

Whispers in the woods

Field of Thoughts

I hereby sow my thoughts and interests here.

Talanimo

Where all thoughts are spoken

Teras Rumah

Bercerita di sini

Hilda Punya Cerita

Temukan ceritamu di sini!

PG16

Teknologi Cinta

Sebuah Kisah

cinta. perjalanan. kenangan

BEYOND MY MIND

by Feratry Salindri

Bibliophile

Seorang anak kecil pun bahagia ketika bisa membaca dan menulis

%d bloggers like this: