PINDAHAN

SORI LAMA POL NGGAK UPDATE

*nggak ada yang peduli Ros* MENENGO FAK

Anyway haii!

Jadi aku barusan pulang ke tanah air tercinta dan sayangnya kali ini jadwalku tabrakan dengan sesuatu yang dipanggil pindahan. Aku nggak akan cerita terlalu banyak tentang pindahanku karena kurang lebih ceritanya sama seperti semua orang lain: puluhan barang – barang hilang entah kemana. Capek. Tidak nyaman selama beberapa hari pertama. Entah apa lagi. Salah satu alasan aku tidak bisa ngepost adalah karena di tempat pindahanku belum ada internet.

APA

BAGAIMANA CARAMU BISA HIDUP ROS?!

Tenang. Sebenarnya ada sih, cuma nggak ada wifi sepuasnya aja seperti kalau di rumah lama/di kos Singapore jadi alhasil aku nempel dengan HP-ku saja.

Bisa dilihat alasan pertama kenapa aku bilang ‘tidak nyaman.’

Sebenarnya ini adalah pengalaman yang super membuka mata karena aku nggak pernah pindahan sebelum ini. Ya memang aku pernah ‘pindahan’ dalam arti pindah kamar dari satu kamar ke kamar lain yang cuma beda 5 meter. Lalu pindah kamar dalam arti kamarku di Indo ke kamar baru di Singapore. Tapi itu bukan pindahan rumah. Alhasil, aku menemukan banyak hal yang dilakukan ortuku yang pernah pindahan dan beberapa yang kita temui SETELAH kita pindah.

1 . Masukkan barang – barang yang perlu kamu pakai sehari – hari di koper/keranjang
Baju, sikat gigi, sabun, handuk, tissue, gunting.. apapun yang HARUS kamu pakai sehari – hari harus bisa kau jangkau secepatnya dari koper. Setidaknya jika barang – barang yang lain tertinggal, kamu masih punya baju untuk ganti dan bisa mandi.

2 . Masukkan barang – barang sisanya ke kotak dan LABELI!
Sesuatu yang super membantu proses pindah adalah meskipun barang kita membludak banyaknya, kita memasukkannya ke kotak – kotak dan melabelinya. Meskipun pada akhirnya kamu bakal tetap ‘SIALAN BARANG INI DI KOTAK MANA YA?!’, experience itu bakal jauh lebih minimal jika kamu sudah melabeli barang – barangmu.

3. Air, air, AIR!
75% dari manusia adalah air. Kita tidak bisa HIDUP tanpa air, jadi hal pertama yang harus diperhatikan adalah AIR. Pompa air harus bisa menyala dan air harus bisa mengalir di rumah pindahanmu. Ada kemungkinan kamu tidak bisa membawa dispenser/galon air/apapun sumber air yang bisa diminum-mu langsung masuk ke rumah pindahanmu, jadi minimal beli botolan dan jangan lupa minum! Aku akan menyarankan minuman yang dingin dan manis juga, semacam teh manis/jeruk atau apapun lah yang kamu suka. (Pindahan itu bakal super panas dan gula darahmu bisa turun dengan cepat bruh)

4. Tidak mungkin sehari selesai
Jujur saja tidak mungkin ada pindahan rumah yang bisa dilakukan dalam sehari. Bahkan jika semua barangmu berhasil pindah dari rumah lama ke yang baru, atau kamu akhirnya mengeluarkan semua barang – barangnya dan menaruhnya di tempat yang seharusnya.. pada akhirnya kamu harus mengubah beberapa posisi dan mengganti beberapa hal supaya tempat baru itu akhirnya terlihat seperti ‘rumah’. Entah itu mengganti lampu, menambah jam di satu dinding, dll. Jadi jangan berusaha menyelesaikan semuanya dalam satu hari— percuma :/ Mendingan kamu istirahat yang cukup dan mengatur semuanya pelan – pelan hari demi hari daripada kecapekan. *ini keluar dari seseorang yang sakit h+1 setelah pindahan padahal udah minum obat hari sebelumnya*

Seperti ada orang yang bilang ‘it will take time for you to be able to arrange and afford your aesthetics’

5. Tidak nyaman
Tidak nyaman itu normal bro. Tidak nyaman itu alasan kenapa manusia bisa terlihat seperti manusia sekarang. Tidak nyaman itu alasan kita sekarang punya semua teknologi yang kita pakai sehari – hari. Jadi meskipun kamu merasa tidak enak semua karena debu dan di lingkungan yang baru dan semua barang – barangmu tiba – tiba teracak ke segala penjuru.. kamu harus tarik napas dalam, mengusap kedua tanganmu, lalu menerima fakta itu dengan sepenuh jiwamu sebelum lanjut mengerjakan apapun yang sebelumnya kau kerjakan.

6. Beli hand cream (opsional..?)
Ini agak random, dan mungkin cuma terjadi untuk beberapa orang, tapi sekeluargaku setelah pindahan merasa tangannya super kasar karena memegang dan membersihkan barang – barang berdebu. Salah satu cara menangkalnya adalah pakai hand cream, tapi sekali lagi ini hanya untuk orang – orang tertentu saja 😀

7. MOVE ON
Sama seperti hubunganmu dengan mantan pacarmu yang sampai sekarang fotonya masih kamu stalk tiap 3 hari sekali, kamu harus ndang move on dari barang – barang yang kamu simpan karena kamu ‘sentimental’ dan ‘tapi dulu aku pakai ini waktu…’ STOP. CUKUP. KAMU BAKAL PAKAI LAGI NGGAK? KAMU BISA BELI BARU NGGAK? Kalau alesan kamu simpen itu cuma ‘asal simpen’ kayak bolpen – bolpen hotel atau sentimental seperti baju favoritmu waktu kamu kelas 3 SD *uhuk uhuk*, SAATNYA MOVE ON dan BUANG. Dan semakin cepat, *baca : sebelum pindahan*, SEMAKIN BAIK.
Jangan salah, aku juga masih menyimpan beberapa barang yang menurutku super penting meskipun nggak bakal kupakai lagi karena aku tetap seorang yang gagal move on dan sentimental tahu nilai penting di barang – barang tertentu, tapi sebagian besar aku berhasil memutuskan *INI NGGAK BAKAL DIPAKAI LAGI SO BYE*

Oke, sekian dari post kali ini! Sampai jumpa di post berikutnya, byee!

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Powered by WordPress.com.

Up ↑

Misty Angel

Whispers in the woods

Field of Thoughts

I hereby sow my thoughts and interests here.

Talanimo

Where all thoughts are spoken

Teras Rumah

Bercerita di sini

Hilda Punya Cerita

Temukan ceritamu di sini!

PG16

Teknologi Cinta

Sebuah Kisah

cinta. perjalanan. kenangan

BEYOND MY MIND

by Feratry Salindri

Bibliophile

Seorang anak kecil pun bahagia ketika bisa membaca dan menulis

%d bloggers like this: