Kangen

Semua orang bilang, “Hei, kamu nggak kangen dia?”

Aku mendengus, “Tidak, aku bukan seorang putri yang harus dielus kepalanya tiap malam dan dibisiki kalimat – kalimat manis.”

Semua orang bertanya kepadanya, “Apakah kalian ingin segera bersama lagi?”

Dan dia mengangkat bahu karena dia tidak tahu apa yang akan terjadi dalam hitungan hari, jadi memikirkan masa depan itu bodoh.

Semua orang menggeleng – gelengkan kepala mereka dan berkata, “Kalian aneh,” dan kita berdua mengangguk setuju di dua tempat yang berbeda.

Tapi mungkin kalian tidak tahu bahwa aku berdiri di kereta dan di sebelahku ada seorang lelaki asing dan aku membandingkan tinggiku, dan aku akan berusaha mengingat beda tinggiku dan tingginya. Lalu aku akan berjalan pulang membayangkan tanganku di tangannya dan perbedaan tinggi kita.

Tapi mungkin kalian tidak tahu bahwa dia memandangi pasangan di kelasnya yang jatuh cinta dan pikirannya mengembara ke bioskop dan gandengan tangan sambil merebut pop corn.

Tapi mungkin kalian tidak tahu bahwa aku melihat seseorang di kelas memakai tas yang sama dengan tas ransel yang ia dulu pakai dan aku ingat dia pernah memasukkan kotak makan yang kubuat ke dalamnya.

Tapi mungkin kalian tidak tahu bahwa dia membenamkan wajahnya di bantal dan memikirkan harinya dan bagaimana ia harus menceritakannya dengan baik dan tidak berhasil setiap kali.

Tapi mungkin kalian tidak tahu bahwa kamu tidak perlu mengatakan kangen untuk merasakannya.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s