Insiden Terjun Bebas HP-ku

//Cerita ini ditulis pada 13 Juni dan tidak dipost hingga seminggu setelah insiden ini terjadi supaya bisa ditambahi update berita//

Jika kalian mau membaca cerita tentang kebodohan, kepanikan, serangan jantung dadakan, umpatan dan sebuah secercah harapan yang dihancurkan oleh kebodohan lagi– aku punya cerita untuk kalian.

Dan cerita ini, saking bodohnya, tidak mungkin bisa direplikasikan dan dikarang. Ini true story 100%. Dan aku, sayangnya, adalah karakter utama di cerita ini.

Cerita ini dimulai di fakta bahwa aku seorang gadis lugu yang tidak mau mendengarkan mamanya. (Bagian gadis lugunya harus aku masukin karena #pencitraan). “Jangan bawa HP masuk ke kamar mandi lah! Ngapain juga, nanti kecemplung rusak lho ya.” ujar mamaku tiap aku bawa HP ke kamar mandi karena mau nyelesain chat ke temen atau mau ngasi makan kucing di neko atsume..

Dan setiap kali, setiap kali, aku selalu berkata, “Enggak lah ma, aku megangnya bener kok.”

Lalu aku kuliah dan harus keluar negeri dan kebiasaan bawa HP ke kamar mandi-ku semakin menjadi – jadi hingga kemarin. Setelah duduk di kursi dengan leher tercantik di sepanjang sejarah terbentuknya dunia, aku berdiri, membalikkan badan, menekan tombol flush. Lalu, entah bagaimana, gerakan menekan tombol flush dan mengambil celanaku berujung ke terdorongnya HP yang kuletakkan dengan baik – baik di atas toilet,

LALU HP-KU TERLEMPAR MASUK KE PUSARAN AIR YANG BAKAL DIOLAH DI NEGARA SINGA.

Tanganku menyambar HP-ku sementara otakku berusaha mencerna apa yang barusan terjadi dan hatiku menciptakan 303 umpatan baru.

Dengan gemetaran dan deg-degan aku cuci case HP-ku dan tanganku dengan sabun untuk menghilangkan bakteri – bakteri entah apa yang bisa jadi menempel, lalu aku menarik tissue basah dan mengelap bagian depan dan belakang HP-ku.

Lalu aku menekan tombol home button dan—

Image_2ef823a

FIUH!

Aku sudah menghembuskan napas lega, touch screen jalan normal, kamera depan baik – baik saja, semua program nggak error— satu – satunya masalah yang kutemukan adalah audionya terdengar terendam air dan aku agak takut ada air yang masuk di dalam.

Tapi selain itu, HP-ku tampaknya tahan banting maksimal! Aku dengan bangga meletakkanya di sampingku dan mengerjakan tugasku lagi. Hingga aku perlu foto sesuatu dan menekan kamera belakang dan–

LENSA KAMERANYA ADA UAPNYA.

303 umpatan ciptaanku kembali lagi dan aku sudah membayangkan eulogi yang harus kubacakan di pemakaman harga diriku jika harus menjelaskan ke orang servis HP bahwa aku nyaris nge-flush HPku di toilet dan perlu bantuannya untuk mengelap uapnya.

Harapanku bahwa aku tidak harus menceritakan insiden ini ke siapa – siapa hancur ketika aku terpaksa mengetik ‘HOW TO GET WATER OUT OF LENS’ di google dan tebak apa? Ada jawabannya.

Ini foto dari website yang kutemukan

Beras merupakan bahan yang akan menyerap air, termasuk uap di dalam lensa HP yang tidak bisa dilepas. Aku mengambil beras dan memasukkan HP-ku ke dalamnya di tupperware kedap udara. Memtuskan aku nggak punya pilihan lain tapi cerita apa yang terjadi ke keluargaku, aku diberitahu bahwa ada cara lain yang lebih cepat tapi nggak permanen yaitu dengan menghair-dry bagian kameranya. Setelah udara panasnya menghilang, uapnya bakal kembali lagi jadi sebenarnya meletakkannya di kotak beras lebih masuk akal.

Aku menarik keluar HP-ku, mengambil foto untuk bisa membandingkan besok paginya, lalu meng-hair dry kameranya dan memasukkannya kembali di kotak berasku sebelum aku tidur.

S_6231890068586

Keesokan paginya–

S_6231890792082

Progress! Aku dengan semangat meng-hair dry kameraku lagi dan mau memasukkan ke dalam beras ketika–

S_6231891528198

HAIR DRYER SIALAN, DIA MENGKHIANATIKU!

Dengan kamera yang memberi efek kabut ala Silent Hill, aku meletakkan kembali HP-ku ke dalam kotak beras dengan harapan uapnya bakal hilang dengan cepat lagi.

Lalu ketika aku lagi tengah – tengah nge-chat lewat Line PC.. koneksi internetnya putus. DAN TIDAK BALIKAN. (Kok baper). Waktu hal ini terjadi aku sudah merasa semua benda elektronik di sekitarku terkutuk dan aku mulai merencanakan pindah ke Tunisia untuk hidup tanpa listrik. Tidak habis pikir kenapa internetnya nggak mau jalan bahkan setelah routernya aku mati-nyalain, aku turun ke kotak surat apartemenku dan benar saja..

ADA SURAT DARI INTERNET PROVIDERNYA KALAU BAKAL ADA MAINTENANCE WORK DARI JAM 10-3. 

Aku nggak terbiasa ngecek kotak surat apartemenku, oke?! Sejauh ini nyaris tidak ada surat untukku karena statusku di sini cuma pelajar yang keluar rumah cuma buat kuliah! (Antara rajin dan mager beda tipis)

Aku membuang nyaris 3 jam, setengah memohon ke laptopku untuk membiarkanku memainkan lagu dari Spotify atau biar aku bisa log in ke web sekolahku atau APAPUN–

DAN LETAK KESALAHANNYA DI MAINTENANCE WORK.

Terpaksa harus mengeluarkan HP-ku dari kotak beras yang merupakan harapan terakhirku itu, aku keluar dari apartemenku dan menuliskan blog post ini di food court deket rumah, bertahan dengan internet gratis di mallnya.

Kurasa moral dari cerita ini adalah jangan membawa HP-mu masuk ke dalam kamar mandi dan selalu cek jika ada surat di kotak suratmu.   segera injak harga dirimu dan kubur dalam – dalam sehingga jika hal – hal ini terjadi kamu hanya bisa menghela napas dan memikirkan enaknya malam makan apa dan bukan depresi.

Sampai jumpa di post berikutnyaa!

WIN_20170613_18_08_02_Pro

Kamu bisa melihat bagian kameranya abu – abu, itu uap. UAP. 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s