WC#15 : Dream Travel Destination

Kamu tahu bulan Juni itu identik dengan liburan jadi tebak apa yang kita akan bahas di writing challenge kali ini? YAK!

Mana tempat liburan impianmu!

Note penting : dengan budget tak terbatas.

Image result for denmark in fall

Continue reading

Insiden Terjun Bebas HP-ku

//Cerita ini ditulis pada 13 Juni dan tidak dipost hingga seminggu setelah insiden ini terjadi supaya bisa ditambahi update berita//

Jika kalian mau membaca cerita tentang kebodohan, kepanikan, serangan jantung dadakan, umpatan dan sebuah secercah harapan yang dihancurkan oleh kebodohan lagi– aku punya cerita untuk kalian.

Dan cerita ini, saking bodohnya, tidak mungkin bisa direplikasikan dan dikarang. Ini true story 100%. Dan aku, sayangnya, adalah karakter utama di cerita ini.

Continue reading

WC#14 : Opinimu tentang Orang Tua dan Anak – Anak

Hai semua!

Aku kembali dengan Writing Challenge dengan topik berat kali ini : orang tua dan anak – anak. Post ini lumayan terinspirasi dari post ini :

Inti post itu : si penulis merasa orang tua jaman sekarang tidak mau mendengarkan anak  – anak mereka dan menganggap hobi main game itu kekanak – kanakan, ini menyebabkan anak – anak jadi nggak mau cerita apa yang mereka lakukan ke orang tuanya padahal di game itu dia mengembangkan kreativitas dan orang tuanya tidak tahu sama sekali.

Post ini mendapat 49.000 lebih notes (likes/reblogs) di Tumblr, jadi ada 49.000 pengguna Tumblr yang setuju bahwa hal itu tidak baik, dan itu mendorongku untuk membicarakan opiniku tentang hal itu.  Continue reading

WC #13: Takhayul/Mitos yang Kamu Percayai

Hei ho!

Kembali denganku di Writing Challenge dengan angka yang tampaknya sial menurut beberapa mitos. DUNDUNDUNN

Jadi kurasa topik yang tepat hari ini adalah : Tahkayul/Mitos yang Kamu Percayai!

Continue reading

Quick Update : Kuliah dan Kemungkinan Aku Menghilang

Hei semua!

Jadi aku ada berita, dan sayangnya beritanya tidak terlalu enak : ada kemungkinan blog ini akan kembali hiatus panjang!

*nggak kaget sih Ros.*

Aku akan berusaha menjelaskan kenapa dengan sesederhana mungkin : Aku sudah kuliah sejak hampir setahun yang lalu, tapi sebenarnya kuliahku dibagi menjadi 2 : diploma dan bachelor.

“Sejak kapan kuliah dibagi 2..?”

Continue reading

Tentang Politik dan Progress dan Semacamnya

Aku barusan menonton video bahwa Ahok dipenjara dan memutuskan, you know what, saatnya menulis opiniku tentang politik.

Salah satu hal yang sebenarnya kuhindari adalah politik karena tidak peduli siapa kamu— kamu pasti salah. Dan politik itu super memakan energi untuk dibicarakan, ditonton, diikuti, dan di-apapun kan. Jadi meskipun aku terkesan lebih bodoh dari yang lain tentang politik karena tidak terlalu mengikuti secara detail, setidaknya aku bisa tidur lebih tenang tanpa memikirkan kenapa orang – orang suka korupsi atau hukum – hukum yang tidak masuk akal.

Di satu sisi, aku benar – benar merasa dunia sedang mengalami progress yang hebat karena generasi yang baru.

Continue reading

Malamku dengan Teater!

Aku tidak terlalu punya banyak teman, tapi aku setidaknya punya 2 yang mungkin pernah jatuh waktu kecil karena mau menemaniku di apapun cuaca dan situasinya: Christine dan Vero.

teater2

Poster resmi dari acaranya

Mereka berdua SUPER artistik, jadi tidak heran bahwa mereka berdua memilih 1 ekstrakurikuler yang sama di universitas mereka yaitu Teater. Lebih tepatnya Teater Rumpun Padi di Universitas Kristen Petra. (ini instagram UKM itu!)

Jadi ketika kedua temanku ini menggeret menawarkanku untuk datang ke acara teater mereka tanggal 21 April lalu, aku meng-iyakan supaya sekali – sekali aku malam Sabtu yang sedikit ada bau edukasinya lah.

Continue reading

Foot Soak & Scrub! (Versi Ngesok Beauty Blogger)

Hei semua!

Jadi seperti yang kalian bisa baca di beberapa post sebelum ini : aku baru saja pindahan! Jika kalian baca di post itu, aku mengatakan bahwa aku sedikit sensitif dengan debu dan sepanjang di rumah itu, aku selalu memakai sandal karena 1. kebiasaan di rumahku memang pakai sandal di dalam rumah, 2. rumah itu persis di depan jalan raya sehingga meskipun paginya disapu malamnya sudah berdebu lagi.

Jadi ketika aku kembali ke Singapore, aku memutuskan saatnya menggunakan foot soak dan foot scrub lagi.

Continue reading