Bilingual

Aku merasa jika kamu mulai mencintai seseorang, kamu bisa dihitung bilingual.

Semua lelucon dalam kalian, yang tidak bisa kalian jelaskan ke orang lain karena kamu tidak akan mengerti sementara kalian tertawa tertahan, bertumpu ke yang satunya untuk keseimbangan.
Continue reading “Bilingual”

Advertisements

Seharusnya

Aku memiliki seorang adik jadi sepanjang hidup kita, tanpa diminta, kita akan mendengar, “Kamu seharusnya seperti saudaramu.”

Kita, tentu saja, selalu memutar bola mata kita tiap mendengarnya. Kita begitu berbeda, tidak masuk akal untuk berusaha seperti satunya. Continue reading “Seharusnya”

Apetit pt.3

Aku terbangun dengan kaget, sebuah petir menyambar. Kilat yang tadinya menyinar masuk dari celah tirai jendelaku hilang secepat ia datang, melemparku kembali ke kegelapan kamarku. Aku menoleh ke jam digital di meja belajarku, angkanya satu – satunya yang menyala di kamarku sekarang, 2.42 pagi.

Tissue melompat ke tempat tidurku, berusaha berjalan di atas selimut biruku, mengeong panik.

Aku mendudukkan diri, membuka lenganku agar dia bisa masuk ke dalam pelukanku. “Aku juga kaget, buddy.” kataku pelan, mengelus badannya.

Continue reading “Apetit pt.3”

Gengsi

Aku pernah memintanya berjanji, jika suatu hari ia bangun dan ia tidak bisa menemukan bintang – bintang di mataku lagi, atau tiba – tiba menganggap caraku memegang sendok itu salah total, dan ia tidak bisa hidup denganku lagi karena satu atau lain hal.. aku memintanya berjanji untuk tidak menelponku.

Continue reading “Gengsi”

Apetit pt.2

Duduk di kursi putih, memandangi dinding berwarna biru pastel, harus terus menerus mengingatkan diriku untuk tidak menggoyangkan kakiku.

Ini bukan ideku untuk sebuah hari Sabtu yang ideal, kakiku bergoyang dan aku menggigit bibirku, mengunyah bagian keringnya.

Pintu ruang di mana aku lagi duduk menunggu terbuka, seorang dokter dengan muka bersih dan kacamata kotak yang sama dengan yang tadi mengecekku masuk, memegang clipboard dan memasang senyuman profesional yang sama.

“Jadi ada kabar bagus dan ada kabar buruk.” Continue reading “Apetit pt.2”

Powered by WordPress.com.

Up ↑