Gerimis

Kamu semakin mendekat, memastikan tanganku semakin memelukmu dari belakang. Kamu menyundulkan rambutmu ke bawah daguku. Aku mengangkat leherku, geli, tapi tidak terlalu banyak, karena aku tidak mau kamu tersinggung.

Suara air hujan yang pelan terdengar di luar jendela kamarmu, aku menoleh ke jendela sesaat, hanya bisa melihat segaris dari langit yang meneteskan gerimis pelan, tertutup dengan gorden putih.

Continue reading

Tengah Malam

Tengah malam adalah konsep yang aneh.

Ketika kecil aku bakal merasa aku menguasai dunia ketika aku masih bangun setelah tengah malam. Tahun baru adalah waktu yang luar biasa bagiku.

Tambah lama rasa itu hilang, tergantikan dengan tugas – tugas dan kantong mata gelap. Aku akan melihat jam di layar monitor dan mengerang Sudah tengah malam? Tapi aku bahkan belum mulai bagian ini..

Continue reading

Gadis di Bis pt.4

“KAMU SUDAH MENEMUKANNYA?!” teriak Bianca seketika.

Theo berhenti membersihkan sepatunya di keset. Bianca memandanginya balik. Ia tidak terlihat marah, mulutnya yang selalu cemberut itu ternganga.

Sedikit aneh untuk akhirnya melihat adiknya menunjukkan emosi lain dari marah dan kecewa kepadanya.

Continue reading

WC #02 : 5 Ways to Win My Heart

ROS BUKANNYA KAMU UJIAN?

Iya tapi aku mager belajar terus gimana?

Hai semua! Aku kembali dengan writing challenge kali ini karena lagi mood menulis (seperti biasa ketika ujian dan banyak tugas) dan berhubung ini masih Februari alias bulan penuh kasih sayang yeyeye aku memilih writing challenge : 5 ways to win my heart.

Meskipun nggak ada yang mau menangin hatiku lagi. 

Sial.  Continue reading

Partner Finder pt.2

Biru mengangkat bahu.

Aku berusaha memproses apa yang ia barusan katakan kepadaku. “Buat apa kau melakukan itu? Aku tidak perlu diantar jika kamu tidak ingin ke sana—“ kataku buru – buru.

“Hei, itu sebuah kebohongan. Jika kamu tidak perlu diantar kamu tidak akan menggunakan Partner Finder.”

Aku terdiam.

Continue reading

Partner Finder pt.1

Ada sebuah app baru yang aku ingin coba sejak pertama keluar. Aku sudah menginstall-nya di iPhone-ku tapi ini pertama kalinya aku benar – benar menggunakannya.

‘Partner Finder : Find a partner for any occasion!’

Aku menarik napas panjang dan membuka pilihan occasion-nya. Jempolku melayang di atas pilihan ‘Travelling’. Lalu aku menekannya.

‘Where are you going?’

Aku menggigit lidahku dan memutuskan mengisi kolom di bawahnya dengan “Anywhere as long as we part ways at the destination’s airport.

Continue reading