Insiden Terjun Bebas HP-ku

//Cerita ini ditulis pada 13 Juni dan tidak dipost hingga seminggu setelah insiden ini terjadi supaya bisa ditambahi update berita//

Jika kalian mau membaca cerita tentang kebodohan, kepanikan, serangan jantung dadakan, umpatan dan sebuah secercah harapan yang dihancurkan oleh kebodohan lagi– aku punya cerita untuk kalian.

Dan cerita ini, saking bodohnya, tidak mungkin bisa direplikasikan dan dikarang. Ini true story 100%. Dan aku, sayangnya, adalah karakter utama di cerita ini.

Continue reading

December is Here!

Hei semua!

Sori sudah lama nggak nulis– aku lagi sibuk *INI BUKAN ALESAN*

Kuliahku lagi banyak tugas termasuk menulis laporan yang tingkat plagiarismenya tidak boleh di atas 10% *DAN ITU SUSAH KARENA ADA PROGRAMNYA DAN KAMU MASUKIN JUDUL BUKU DI DAFTAR PUSTAKA AJA SUDAH DIANGGEP PLAGIAT, AKU KUDU PIYE*

Aku juga ada tugas membuat website yang dengan bodohnya aku design super bagus. Alhasil sekarang waktu proses membuatnya aku harus super hati – hati dan senantiasa kecewa karena antara design dan hasil beda jauh. JAUH.

Continue reading

Chat

Hari minggu yang dingin adalah hari dimana Charles mendapatkan chat tak terduga dari seorang teman orang Amerika yang ia kenal saat ia pergi study tour ke sana. Max. Entah bagaimana Max menemukan facebooknya dan telah meninggalkan pesan semacam ‘hei ini Max. Kamu sempat ke sekolahku untuk beberapa minggu dan kita berteman waktu itu, apa kabar?’. Charles meregangkan jari jemarinya lalu mengetik sebuah chat balasan.

“Oh hey! Yeah I remember you, what’s up? How are you doing?” 

Mengira si Max tidak akan langsung membalas, Charles hendak log out tetapi sebelum ia sempat, chatnya sudah terbalas : I’m doing good! So aren’t you supposed to be in college by now? Are you studying in America? Or did you go to UK?

Continue reading

HAI SEMUUUA ASDFJAS;DFJLAS

Halo semuaa!

WOOHOO SI PENULIS MUNCUL TIDAK DENGAN CERPEN GALAU LAGI, APA ALASANNYA??

Karena aku ingin menjelaskan sebenarnya aku tidak galau.

tumblr_myvusvdczs1qm0b0bo1_500

Lebih tepatnya aku ingin meminta maaf kepada semua pembaca blog ini (nggak peduli sesedikit apapun) yang terpaksa memakan cerpen demi cerpen galau yang selalu berhiaskan :

  • Cowok/cewek patah hati
  • Adegan putus dari sebuah pacaran yang seharusnya ‘sempurna’
  • Membenci sebuah objek karena patah hati taraf akut
  • Paragraf – paragraf panjang mengenai cinta dan putus cinta itu

Continue reading

Review : Crows Zero (& Crows Zero II)

Halo!

Hari ini aku hadir tidak dengan cerpen ataupun cerbung/cerita bersambung galau nan rumit tetapi dengan sebuah review 😀 Ceritanya aku sejak SMA kelas 11 itu pingin banget nonton Crows Zero yaitu sebuah film yang diperkenalkan kepadaku oleh kelakuan anak – anak cowok di kelasku. Mereka sok – sok tawuran dan sering setel lagu sound track dari filmnya di kelas. Awalnya sih aku tidak peduli, tapi lalu ketika mereka memainkan cuplikan dari film pertamanya, aku tertarik karena

  1. Crows Zero itu film Jepang
  2. Film Jepang yang isinya tentang tawuran antar pelajar SMA
  3. Dan setting serta karakternya tampaknya mirip dengan salah satu manga favoritku yaitu Beelzebub yang plotnya kurang lebih sama (anak – anak cowok SMA tawuran)

Alhasil aku ingin nonton. Tetapi baru kesampaian nonton waktu sudah lulus SMA, lebih tepatnya hari senin lalu aku nonton. Dan reaksiku setelah menonton film berdurasi 2 jam itu — AKU PATAH HATI.

Continue reading

Lokasi pt.5 : Museum

Di antara lukisan – lukisan kuno dan pahatan marmer, di antara lantai granit dan dinding dingin, Hannah bermain dengan HP-nya.

Stephen memandanginya dari kejauhan, menyadari dari semua keindahan abstrak di antaranya, Hannah yang paling tidak ia mengerti. Ia berjalan mendekati Hannah. “Jika aku tahu kamu bakal sebosan ini aku bakal ngajak kamu ke bioskop saja.” ujarnya pelan, meletakkan dagunya di pundak Hannah. Hannah menggeliat lepas, “Aku tidak bosan.” protesnya.

Continue reading