WC#30: Apa yang Kamu Mau Capai Bulan Depan?

Woooootttttt!!!

Kita sampai di writing challenge terakhir saudara – saudara!!!

Topik kali ini kutepatkan di hari terakhir bulan Maret yang indah ini. Apa yang kamu mau capai bulan depan? Penting untuk membuat goal untuk dirimu tiap bulan, kawan. Continue reading “WC#30: Apa yang Kamu Mau Capai Bulan Depan?”

Advertisements

Gengsi

Aku pernah memintanya berjanji, jika suatu hari ia bangun dan ia tidak bisa menemukan bintang – bintang di mataku lagi, atau tiba – tiba menganggap caraku memegang sendok itu salah total, dan ia tidak bisa hidup denganku lagi karena satu atau lain hal.. aku memintanya berjanji untuk tidak menelponku.

Continue reading “Gengsi”

Apetit pt.2

Duduk di kursi putih, memandangi dinding berwarna biru pastel, harus terus menerus mengingatkan diriku untuk tidak menggoyangkan kakiku.

Ini bukan ideku untuk sebuah hari Sabtu yang ideal, kakiku bergoyang dan aku menggigit bibirku, mengunyah bagian keringnya.

Pintu ruang di mana aku lagi duduk menunggu terbuka, seorang dokter dengan muka bersih dan kacamata kotak yang sama dengan yang tadi mengecekku masuk, memegang clipboard dan memasang senyuman profesional yang sama.

“Jadi ada kabar bagus dan ada kabar buruk.” Continue reading “Apetit pt.2”

Apetit

Aku nggak tahu kapan ini mulai terjadi.

Tapi aku sangat yakin sekarang.

Aku sama sekali nggak nafsu makan.

Ini normal. Maksudku, sesekali orang juga nggak nafsu makan. Tapi dalam tiga hari terakhir ini aku hanya makan sebuah apel. Dan aku masih nggak lapar.

Aku memandangi mie kuah dengan resep rumit yang kubuat selama berjam-jam terakhir. Baunya membuat kucingku mengeong – ngeong minta sesendok. Aku menghela napas dan mengangkat mangkok berisi mie itu dan meletakkannya di lantai. Kucingku melahapnya.

Ini nggak masuk akal.

Continue reading “Apetit”

Putus

Hei semua!

Jadi sudah resmi lebih dari setengah bulan berlalu dari tahun baru dan baru kali ini aku mengetik sesuatu untuk blog lagi.

Bisa dilihat betapa nggak niatnya aku. Sebenarnya ini ada hubungannya sama resolusi 2018ku. Aku memutuskan kreativitasku harus disalurkan ke hal – hal lain.. seperti menulis novel yang idenya sudah aku bikin tapi gak tulis – tulis. Atau menggambar! Atau membuat moodboard!

Meski begitu aku merasa harus menulis apa yang barusan terjadi kepadaku hari ini karena bagiku ini super mind-blowing. 

Continue reading “Putus”

Sejarah, Suvenir dan Sampoerna

Hei semua!

Jadi 2017 sudah mau berakhir– dan itu berarti saatnya untuk membuat resolusi tahun baru! Jika kamu seperti aku, kamu lagi berusaha kreatif dan memikirkan resolusi yang bakal mengubah hidupmu… atau setidaknya sesuatu yang berbeda dari ‘olah raga lebih sering’ yang nggak pernah tercentang dari tahun ke tahun. Jadi katakan halo ke saranku untuk resolusimu di tahun baru : travelling! Lebih tepatnya travelling di kotamu sendiri karena masa kamu orang lokal yang nggak pernah tahu lokasi tourism #ngehitz di rumahmu sendiri woi.

Jadi supaya aku tidak kelihatan cuma asal menyarankan tanpa mencoba, aku kapan hari pergi ke Museum House of Sampoerna, salah satu museum terkenal dari kota asal tercintaku ini, Surabaya.

DSC_9043

Continue reading “Sejarah, Suvenir dan Sampoerna”

Quick Update: Mulut Penuh Darah dan Kepala Penuh Pemutih

Judulnya nggak bisa nyantai banget.

Hai! Maaf aku sudah lama menghilang meskipun aku lagi liburan– aku nggak ada ide. (Tumben ga dicoret ros?) iya, soalnya aku cukup berani untuk mengakui hal itu. Aku lagi menyalurkan semua kreativitasku ke hal – hal lain seperti menggambar dan mencoba membuat puisi – puisi nggak jelas di instagram, tapi bisa dikatakan 2 hari terakhir ini nggak mungkin nggak aku bikin jadi post.

Jadi katakan halo ke quick update kali ini yang akan membahas tanggal 18-19 Desember 2017ku yang sangat.. penuh peristiwa.

Continue reading “Quick Update: Mulut Penuh Darah dan Kepala Penuh Pemutih”

Powered by WordPress.com.

Up ↑