WC #16 :Kamu Ingin Bertambah Baik di…?

Hei semua, kembali lagi di writing challenge!!

Sedikit off topic tapi aku kemaren barusan meng-submit salah satu tugas besarku jadi aku bisa bernapas sebentar, alhasil keluarlah writing challenge ini!

Topik kali ini adalah ‘Kamu Ingin Bertambah Baik di…?’

Jawabannya hanya boleh 1 hal atau bidang, supaya nggak ke mana – mana.

Continue reading

WC #13: Takhayul/Mitos yang Kamu Percayai

Hei ho!

Kembali denganku di Writing Challenge dengan angka yang tampaknya sial menurut beberapa mitos. DUNDUNDUNN

Jadi kurasa topik yang tepat hari ini adalah : Tahkayul/Mitos yang Kamu Percayai!

Continue reading

2017 is Here!

Hei semua! Happy new year!

Jadi di tahun baru ini aku memiliki beberapa resolusi seperti olahraga (yang selalu ada di daftar resolusiku sejak tahun entah berapa dan tidak pernah tercentang pada akhir tahun) dan belajar dan hal – hal lain yang membosankan– tetapi aku juga ada resolusi untuk menulis lebih sering di blog!

Jadi untuk mengusahakan resolusiku agar berhasil, disinilah aku sekarang.

Continue reading

Ciuman

Jika ditanya bagaimana rasanya ciuman,

aku akan menjawab rasanya semanis es krim saat kamu berjalan di tengah festival yang terlalu padat di bawah matahari terik.

Aku akan menjawab rasanya seperti ledakan kembang api pertama di tahun baru, setelah sekian lama menunggu.

Aku akan menjawab rasanya seperti bangun dari sebuah tidur siang yang nyenyak.

Continue reading

Peringatan

Adikku baru – baru ini mengaku ia suka seorang lelaki. Sesuatu yang normal untuk anak perempuan seumurannya. Meski aku agak kaget kenapa ia perlu menceritakan hal ini ke aku dan tidak ke ibu kita. Mungkin aku tidak seperti kakak – kakak lelaki yang klise dan normal– yang mengancam lelaki manapun yang berani mendekati adik perempuan mereka.

Mungkin di matanya aku hanya seorang lelaki biasa yang lebih tua dan ia panggil kakak saja.

Continue reading

Chat

Hari minggu yang dingin adalah hari dimana Charles mendapatkan chat tak terduga dari seorang teman orang Amerika yang ia kenal saat ia pergi study tour ke sana. Max. Entah bagaimana Max menemukan facebooknya dan telah meninggalkan pesan semacam ‘hei ini Max. Kamu sempat ke sekolahku untuk beberapa minggu dan kita berteman waktu itu, apa kabar?’. Charles meregangkan jari jemarinya lalu mengetik sebuah chat balasan.

“Oh hey! Yeah I remember you, what’s up? How are you doing?” 

Mengira si Max tidak akan langsung membalas, Charles hendak log out tetapi sebelum ia sempat, chatnya sudah terbalas : I’m doing good! So aren’t you supposed to be in college by now? Are you studying in America? Or did you go to UK?

Continue reading

Sebulan

Sebulan lalu aku tak akan mengira rasa sakitnya akan separah ini.

Sebulan lalu kukira aku hanya ingin keluar dari hubungan yang seperti racun itu– kabur dari semua kebohongan dari wanita itu. Kabur dari rumah sempit yang ia panggil rumahnya itu. Rumah yang hanya setahun sebelumnya kita beli dengan bahagia dan semangat– yakin bahwa apa yang kita miliki adalah cinta yang asli.

Continue reading