Insiden Terjun Bebas HP-ku

//Cerita ini ditulis pada 13 Juni dan tidak dipost hingga seminggu setelah insiden ini terjadi supaya bisa ditambahi update berita//

Jika kalian mau membaca cerita tentang kebodohan, kepanikan, serangan jantung dadakan, umpatan dan sebuah secercah harapan yang dihancurkan oleh kebodohan lagi– aku punya cerita untuk kalian.

Dan cerita ini, saking bodohnya, tidak mungkin bisa direplikasikan dan dikarang. Ini true story 100%. Dan aku, sayangnya, adalah karakter utama di cerita ini.

Continue reading

Renungan Malam Remaja Lelaki Pengidap ADHD

ADHD : Attention Deficit Hyperactivity Disorder. Sebuah penyakit mental umum dimana seseorang mengalami kesulitan konsentrasi akan satu hal.

Meskipun umum, sebuah penyakit tetaplah penyakit dan pengidapnya tidak akan sepenuhnya normal seperti orang sehat lainnya.

Jadi ketika tingkah laku hiperaktif-ku ketika umur 4 dianggap lucu lalu dianggap gila ketika umur 8, ibunda tercintaku mengajakku ke psikiater yang tampaknya dalam hitungan detik langsung menyatakan aku mengidap penyakit sialan itu.

Pada usia 10 aku diberi obat harian agar lebih terkontrol dan bisa fokus sedikit.
Pada usia 12 obat itu sudah tidak mempan lagi.
Pada usia 14 tidak ada dokter yang berani memberiku peningkatan dosis karena takut aku akan overdosis sendiri. Jadi aku hidup dengan otak yang menjeritkan hal-hal random 24 jam sehari. Contohnya aku tiba-tiba memikirkan tentang hak asasi manusia di korea utara dan bahwa tren rambut tahun 2020 akan sangat berbeda dengan tren rambut sekarang.

Aku berusaha fokus, tentu saja, tapi kadang tidak berhasil. Apalagi ketika kamu sedang banyak pikiran dan sudah lelah seperti setelah seharian memaksa dirimu fokus seperti sekarang.

Di usia 9 aku pernah memakan madu asli langsung dari sarangnya. Rasanya manis tapi aku ada bekas letupan lebah–

Aku tadi bicara apa?

Pada usia 16 aku sekelas dengan cewek itu.
Usia 17 aku lumayan yakin aku jatuh cinta dengannya.

Pekerjaan sekolah sedang membludak– maksudku, aku sungguh mencintainya!… sungguh? Entahlah. Kemungkinan besar.

Aku lapar.

Ia memenuhi otakku tiap hari dengan begitu intens dan kuat, semua gerakan kecilnya aku ingat. Semua senyuman dan sibakan rambut dan– BAM! Pew pew pew pewww! Kamen raider!

Lari lari lari~~~… sebenarnya kapten tsubasa itu tidak mendidik sama sekali. Besok sekolah. Dirinya. Btw kelas kita bertambah kotor. Iklan Rinso yang terbaru lumayan bagus sinematografinya–

Aku benar -benar mencintainya, ya? Tapi bagaimana dengan dirinya kepada– apakah TV rumahku nyala?!
Popcorn. Besok hari apa? Nevermind I’ll findddd someone like youu. Tidak. Tidak, aku tidak akan menemukan orang lain seperti dia. Sepi. Film horror minggu lalu sebenarnya– STOP STOP!

Aku sudah di atas bed sejak setengah jam yang lalu! Tidur!

Anjing datschund atau labrador?
Beagle.
Bagle.
Donut?
ADHD SIALAN!
Aku mencintainya.
Aku pasti cinta dia.
….. kan?

Kopi. Susu soya. Belalang sembah. Toilet. Penghapus.

TIDURR!

AYWMEN : A Year With My Ex-Neighbor (Compilation)

A Year With My Ex Neighbor

Ryker Freddickson itu cuma seorang cowok remaja biasa yang ortu-nya hobi pindah – pindah Negara. Hidup sebagai seorang gamer addict, keluarga yang biasa – biasa saja, plus tanpa teman, lengkap sudah kehidupan non berbumbu. Sampai suatu saat Mom dan Dad memutuskan untuk pindah lagi, dan kali ini, ini yang terakhir kalinya.
Terpaksa cari teman, Ryker menemukan sebuah klub yang mengerti dirinya namun bisa mengeluarkan sifat dodolnya dan menemukan 1 musuh. Alice Stuart, si cewek pemimpin SMP kelas 7. Dan BAGAIMANA bisa Alice membencinya? Ia tidak pernah bertemu dengan Alice! Tapi Alice terus bersikeras hingga akhirnya membuat klubnya Ryker tidak tahan dengan caranya mempermalukan mereka terus – terusan. Perang sekolah telah dimulai, dan mereka tambah gila – gilaan! Ingat lho ya, Ryker NGGAK PERNAH ketemu Alice… kan?
Berhasilkah Ryker membuktikan ke Alice bahwa ia salah orang? Berhasilkah Alice menunjukkan ke Ryker dia TIDAK salah orang? Berhasilkah Ryker menghafal berapa panjang tissu toilet? Atau malah ia berhasil ngajak Alice kencan dulu? Apaan sih hubungannya Ryker sama Alice?!

Bab 1 : Moving Day

Bab 2 : Berteman Itu Membantu dan ‘ Membantu’!

Bab 3 : Ke Rumahku Dong!

Bab 4 : Besok Pasti Lebih Baik.. Kan?

Bab 5 : Menang itu 1/4 dari Segalanya

Bab 6 : Warning

Bab 7 : Baby-sitter Terparah

Bab 8 : Insiden Tokyo (dan Akhir Malam yang Panjang)

Bab 9 : Vegetarian Day

Bab 10 : Jamur

Bab 11 : Muak Sudah!!

Bab 12 : Tugas Sains

Bab 13 : Valentine Sial

Bab 14 : Liburan-Pilly

Bab 15 : Seorang Kakak Lelaki yang Baik

Bab 16 : Ryker dan Sekolah Lamanya

Bab 17 : Tengkaran

Bab 18 : “……!!!”( Fill in Blank) Oh Tidak, Kamu Sakit?!

Bab 19 : Ryker Suka Alice… Tunggu, APA?!

Bab 20 : Kencan. KENCAN?!

Bab 21 : Putus Dengan Cewekku

Bab 22 : Akhirnya Aku Ingat!!!!

Bab 23 : Kamu Tahu, Aku Tahu dan Kita Semua Tahu

Bab 24 : Festival!!

Bab 25 :  Bangun Pagi Suatu Hari Tapi Kamu Ingin Lari

Bab 26 : Apa Yang Ryker Mau

Bab 27 : Just Say Goodnight

Bab 28 :  Lepas Landas dengan Janjiku

Epilog